Mataram, NTB – Komitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Mataram. Meski hujan lebat mengguyur Kota Mataram sejak pagi, personel kepolisian tetap melaksanakan pengamanan ketat pada pelaksanaan ibadah Minggu, Minggu (22/02/2026).
Pengamanan difokuskan di dua gereja besar di wilayah hukum Polsek Mataram, yakni Gereja Katolik St. Maria Immaculata di Jalan Pejanggik dan GPIB Immanuel Mataram di Jalan Bung Karno.
Selain berjaga di pintu masuk gereja, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk membantu jemaat yang datang agar tetap nyaman dan tertib, terutama saat kondisi jalan licin akibat hujan deras.
Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., menegaskan bahwa faktor cuaca tidak menjadi alasan untuk mengurangi pelayanan kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang tengah melaksanakan Misa Minggu.
“Hujan bukan alasan bagi kami untuk mengendorkan pengamanan. Justru dalam kondisi seperti ini, kehadiran polisi sangat dibutuhkan untuk membantu kelancaran akses jemaat dan memastikan ibadah berjalan dengan khidmat, ” ujarnya.
Ia menjelaskan, pola pengamanan dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari sterilisasi area sekitar gereja hingga pemeriksaan terbatas terhadap barang bawaan jemaat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Langkah tersebut, menurut Kapolsek, merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga toleransi antarumat beragama dan stabilitas keamanan di wilayah Kota Mataram.
“Kami ingin memastikan setiap warga merasa aman dan nyaman saat menjalankan ibadahnya. Sinergitas antara petugas kepolisian dan pengamanan internal gereja juga terus kami perkuat agar hasilnya optimal, ” tambahnya.
Dengan pengamanan yang tetap maksimal meski di tengah guyuran hujan, situasi pelaksanaan ibadah Minggu di kedua gereja tersebut terpantau aman, tertib, dan berlangsung penuh khidmat. (Adb)

Updates.