Polsek Mataram Siagakan Pengamanan Ibadah Minggu, Jemaat Gereja Merasa Aman dan Nyaman

    Polsek Mataram Siagakan Pengamanan Ibadah Minggu, Jemaat Gereja Merasa Aman dan Nyaman

    Mataram, NTB — Untuk menjamin rasa aman dan kekhusyukan umat Kristiani, Polsek Mataram menggelar pengamanan ketat sekaligus pelayanan pengaturan lalu lintas saat pelaksanaan ibadah Minggu pagi di sejumlah gereja, Minggu (08/02/2026). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga toleransi beragama serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Kapolsek Mataram AKP Mulyadi menegaskan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap akhir pekan.

    “Personel kami disiagakan di beberapa titik gereja, di antaranya Gereja Katolik St. Maria Immaculata dan Gereja GPIB Immanuel. Fokus kami adalah memberikan rasa aman kepada jemaat sekaligus memastikan arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap lancar, ” ujar AKP Mulyadi.

    Pengamanan di Gereja Katolik St. Maria Immaculata, Jalan Pejanggik, dipimpin langsung oleh Wakapolsek Mataram AKP Siswo Suhargo bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Pejanggik Aiptu Nyoman Gede Budiarta.

    Ibadah yang dimulai pukul 07.00 WITA tersebut dipimpin oleh Romo Emanuel Martinus Ano dan diikuti sekitar 499 jemaat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga ibadah berakhir.

    Pelayanan Lalu Lintas di Gereja GPIB Immanuel

    Sementara itu, di Gereja GPIB Immanuel, Jalan Bung Karno, personel Polsek Mataram memfokuskan pelayanan pada pengaturan arus lalu lintas dan penyeberangan jemaat. Kegiatan ini dipantau langsung oleh Kanit Binmas Iptu I Nyoman Suarnawa bersama Unit Lantas Polsek Mataram.

    Ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Ruth Susana tersebut dihadiri sekitar 349 jemaat.

    “Anggota kami melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif untuk mencegah kemacetan. Alhamdulillah, arus kendaraan tetap lancar dan situasi keamanan terjaga dengan baik, ” tambah AKP Mulyadi.

    Kapolsek Mataram menegaskan, kehadiran Polri di tengah-tengah aktivitas keagamaan merupakan wujud nyata pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat.

    “Ini adalah komitmen kami untuk menjaga toleransi antarumat beragama serta memastikan seluruh warga Kota Mataram dapat beribadah dengan aman dan nyaman, ” pungkasnya.(Adb)

    ntb
    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi

    Artikel Sebelumnya

    Patroli Sore hingga Malam Digencarkan, Polresta...

    Artikel Berikutnya

    Kabur ke Sumbawa, Pelaku Pencurian PlayStation...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11

    Ikuti Kami