Mataram, NTB — Kapolsek Ampenan Ahmad Majmuk turut serta dalam rombongan Wali Kota Mataram dan Direktorat Polairud Polda NTB saat melakukan peninjauan langsung ke wilayah pesisir Pantai Pondok Perasi, Kecamatan Ampenan, yang terdampak abrasi, Jumat (23/01/2026).
Peninjauan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, didampingi Direktur Polairud Polda NTB Boyke F. S. Samola, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Selain mendampingi rombongan, Kapolsek Ampenan juga memimpin pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
Kapolsek Ampenan menjelaskan bahwa kawasan pesisir Pondok Perasi beberapa hari sebelumnya mengalami abrasi cukup parah. Gelombang laut dilaporkan naik hingga mendekati bahkan memasuki area permukiman warga, sehingga menimbulkan kekhawatiran masyarakat sekitar.
“Pada Rabu lalu, abrasi di pesisir Pondok Perasi cukup signifikan. Air laut sempat naik dan mengancam permukiman warga. Karena itu hari ini pemerintah kota bersama Direktorat Polairud Polda NTB turun langsung untuk melihat kondisi riil di lapangan, ” ungkapnya.
Menurut Kapolsek, peninjauan ini bertujuan agar pemerintah daerah dan instansi terkait dapat menyusun langkah-langkah penanganan serta upaya mitigasi yang tepat guna mencegah dampak yang lebih luas apabila abrasi kembali terjadi.
Ia juga mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap waspada, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi memicu abrasi susulan.
“Kami berharap masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat. Polsek Ampenan siap memberikan pengamanan dan dukungan demi keselamatan warga, ” tegasnya.
Kegiatan peninjauan berlangsung aman dan kondusif, sekaligus menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait dalam menangani persoalan lingkungan pesisir serta menjaga keamanan masyarakat di wilayah Ampenan.(Adb)

Updates.