Respons Cepat Polsek Mataram, Pria Paruh Baya Diduga Pikun Berhasil Dipertemukan Kembali dengan Keluarga

    Respons Cepat Polsek Mataram, Pria Paruh Baya Diduga Pikun Berhasil Dipertemukan Kembali dengan Keluarga

    Mataram, NTB – Kepedulian dan respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Mataram dalam melayani masyarakat. Seorang pria paruh baya berinisial FW, warga keturunan Belanda yang sempat dilaporkan kebingungan di jalan dan diduga mengalami pikun, akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan pihak keluarganya, Rabu (14/01/2026) sekitar pukul 18.20 WITA.

    Kapolsek Mataram AKP Mulyadi, S.H., mengonfirmasi bahwa penanganan kasus ini berawal dari informasi yang beredar luas di media sosial sejak Selasa (13/01/2026). Unggahan akun @satpolpp.kotamataram memuat laporan adanya seorang pria lanjut usia yang tampak kebingungan dan tidak mengetahui arah pulang di wilayah Kota Mataram.

    “Begitu menerima laporan dari masyarakat, piket fungsi di bawah kendali Ka SPKT Aiptu Jiyono langsung bergerak cepat mengamankan Bapak FW ke Mapolsek Mataram. Langkah ini kami ambil demi keselamatan beliau, mengingat kondisinya yang diduga pikun dan tidak mampu menjelaskan alamat rumahnya, ” ujar AKP Mulyadi, seizin Kapolresta Mataram.

    Setelah berada di Mapolsek Mataram, petugas langsung melakukan upaya penelusuran identitas dan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagesangan Barat, Aiptu Komang Agus Waskita. Melalui pendekatan humanis dan koordinasi intensif, identitas FW berhasil diketahui hingga akhirnya petugas dapat menghubungi pihak keluarga terdekat.

    “Alhamdulillah, berkat peran aktif Bhabinkamtibmas, kami berhasil menghubungi anak kandung yang bersangkutan. Sore tadi, Bapak FW telah dijemput dan diserahkan kembali kepada keluarganya dalam keadaan sehat dan aman, ” tambah Kapolsek.

    Pihak keluarga FW pun menyampaikan rasa haru dan apresiasi mendalam atas kesigapan serta kepedulian jajaran Polsek Mataram dalam membantu menemukan dan menjaga orang tua mereka.

    AKP Mulyadi juga mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anggota keluarga lanjut usia, khususnya yang memiliki riwayat pikun atau gangguan daya ingat, guna mencegah kejadian serupa terulang.

    “Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua. Peran keluarga dan kepedulian lingkungan sangat penting, dan Polri akan selalu hadir untuk membantu masyarakat, ” pungkasnya.(Adb) 

    ntb
    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi

    Artikel Sebelumnya

    Sat Samapta Polresta Mataram Sambangi Pasar...

    Artikel Berikutnya

    Cuaca Ekstrem, Sat Samapta Polresta Mataram...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Patroli Mobile Polsek Selaparang Bantu Pengamanan Pemangkasan Pohon di Taman Sangkareang
    Wamenhan RI Tinjau Kesiapan Pembangunan Infrastruktur Strategis TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin
    Respons Cepat Polsek Mataram, Pria Paruh Baya Diduga Pikun Berhasil Dipertemukan Kembali dengan Keluarga
    KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji,  Aizzudin Abdurrahman Diperiksa
    Cuaca Ekstrem, Sat Samapta Polresta Mataram Pantau Debit Sungai Jangkuk dan Sambangi Warga Ampenan

    Ikuti Kami