Mataram, NTB — Polsek Ampenan bersama warga setempat membantu melakukan evakuasi terhadap seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di rumahnya, Lingkungan Bugis, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Rabu (04/02/2026).
Kapolsek Ampenan Kompol. Ahmad Majmuk S.Pd., menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh kakak korban yang saat itu melihat adiknya sudah dalam keadaan tergantung di dalam kamar rumahnya.
“Saat menemukan kejadian itu, kakak korban langsung berusaha menolong dengan memutus tali menggunakan parang. Setelah itu, ia segera memberitahukan saudara perempuannya, warga sekitar, kepala lingkungan, dan Bhabinkamtibmas, ” terang Kapolsek.
Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui merupakan ODGJ yang masih dalam pengawasan keluarga. Atas peristiwa tersebut, keluarga menyatakan menerima dengan ikhlas dan menganggapnya sebagai musibah.
Polsek Ampenan yang menerima informasi tersebut segera mendatangi lokasi untuk membantu proses evakuasi, mengamankan situasi, serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban.
Kepolisian juga membantu hingga proses pemakaman sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap warga binaan yang tertimpa musibah.
“Korban diketahui ODGJ dalam pengawasan. Keluarga menerima kejadian ini dengan ikhlas. Polsek Ampenan membantu keluarga korban hingga proses pemakaman sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, ” ujarnya.
Kapolsek Ampenan juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya warga yang membutuhkan perhatian khusus, terutama ODGJ, agar dapat ditangani bersama demi keselamatan dan kemanusiaan.(Adb)

Updates.