Mataram, NTB – Aparat Polsek Mataram bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait aksi balap liar dan balap lari yang meresahkan warga pada Sabtu dini hari (21/02/2026).
Laporan yang masuk sekitar pukul 01.10 WITA langsung ditindaklanjuti oleh Personel Piket Fungsi bersama Bhabinkamtibmas dengan menyisir sejumlah titik krusial di wilayah hukum Polsek Mataram.
Dipimpin oleh Kepala SPKT, petugas pertama kali mendatangi Jalan Sriwijaya, tepatnya di depan Grand Legi Hotel, setelah menerima informasi adanya persiapan balap motor di kawasan tersebut. Kehadiran polisi membuat para remaja yang diduga hendak melakukan aksi balap liar membubarkan diri sebelum kegiatan sempat berlangsung.
Petugas kemudian bergeser ke Jalan Banda Sraya, Kelurahan Pagesangan Timur. Di lokasi ini, polisi mendapati kerumunan anak muda yang tengah melakukan aksi balap lari di badan jalan.
Tanpa menunggu lama, petugas membubarkan massa dan memberikan imbauan tegas agar kegiatan tersebut tidak diulangi karena membahayakan keselamatan serta mengganggu ketenangan warga sekitar.
Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., membenarkan adanya tindakan preventif tersebut sebagai tindak lanjut dari keluhan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
“Kami menerima laporan adanya kumpulan pemuda yang diduga akan melakukan balap lari di Jalan Banda Sraya serta balap motor di beberapa titik lain. Anggota langsung turun ke lapangan untuk membubarkan secara humanis namun tegas, sekaligus memberikan edukasi agar mereka segera pulang ke rumah masing-masing, ” ujarnya.
Patroli tidak berhenti di Pagesangan. Aparat juga menyisir kawasan Simpang Tiga Punia dan Jalan Amir Hamzah, Lingkungan Karang Bedil. Di dua lokasi tersebut, petugas kembali menemukan sekelompok pemuda yang tengah berkumpul dan diduga akan menggelar balapan motor.
“Di Simpang Tiga Punia dan Karang Bedil, kami instruksikan masyarakat yang berkumpul untuk membubarkan diri. Kami tidak ingin ada ruang bagi aksi balap liar yang membahayakan nyawa pelaku maupun orang lain, ” tegas Kapolsek.
Hingga kegiatan patroli berakhir, situasi di wilayah Kota Mataram terpantau aman dan terkendali. Kepolisian memastikan patroli malam akan terus ditingkatkan selama Ramadan guna menjaga ketertiban umum serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah. (Adb)

Updates.