Mataram, NTB – Kepolisian Sektor (Polsek) Mataram kembali menunjukkan peran humanisnya dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat. Melalui pendampingan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagutan Barat, Aipda Adhar, aparat kepolisian berhasil memediasi kesalahpahaman antarwarga yang berkaitan dengan penjualan telepon genggam (HP), Selasa (13/01/2026) malam.
Mediasi yang berlangsung sekitar pukul 21.00 WITA di Kantor Polsek Mataram tersebut mempertemukan NDAP (Pihak I) dan DF (Pihak II), dua warga yang sebelumnya terlibat perselisihan akibat miskomunikasi dalam transaksi penjualan HP.
Kapolsek Mataram AKP Mulyadi, S.H., membenarkan adanya proses mediasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa permasalahan bermula ketika Pihak II menitipkan HP miliknya kepada Pihak I untuk dijual. Namun, setelah HP tersebut terjual, uang hasil penjualan tidak langsung diserahkan kepada Pihak II.
“Pihak I kemudian meminta uang tebusan kepada Pihak II, sehingga memicu kesalahpahaman di antara keduanya. Untuk mencegah persoalan ini berkembang menjadi konflik yang lebih besar, Bhabinkamtibmas segera memfasilitasi mediasi, ” terang AKP Mulyadi.
Melalui proses dialog yang berlangsung secara terbuka dan kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan perdamaian yang ditandatangani bersama.
“Pihak I bersedia mengembalikan HP milik Pihak II atau menyerahkan sejumlah uang hasil penjualan. Selain itu, keduanya sepakat untuk tidak saling mengganggu, tidak menuntut secara hukum, serta fokus pada pendidikan dan masa depan masing-masing, ” tambah Kapolsek.
Proses mediasi berjalan dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Polsek Mataram berharap penyelesaian ini dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat dalam menyelesaikan persoalan melalui musyawarah dan pendekatan damai.
“Penyelesaian masalah secara kekeluargaan seperti ini adalah wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kami mengajak warga untuk selalu mengedepankan dialog jika menghadapi permasalahan, ” tutup AKP Mulyadi.(Adb)

Updates.