Mataram, NTB — Aparat gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Ampenan Tengah, Babinsa, Linmas, serta personel Polsek Ampenan yang sedang melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) membubarkan aktivitas perang mercon yang dilakukan sekelompok remaja di Jalan Gotong Royong Ampenan, tepatnya di perbatasan Lingkungan Tempit dan Pejeruk, Sabtu dini hari (14/03/2026) sekitar pukul 02.30 Wita.
Kapolsek Ampenan Kompol Ahmad Majmuk menjelaskan bahwa pembubaran aktivitas tersebut berawal dari aduan warga yang disampaikan melalui Call Center 110. Warga merasa terganggu dengan suara mercon yang cukup keras dan khawatir kegiatan tersebut dapat memicu gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
“Warga melaporkan adanya aktivitas perang mercon yang menimbulkan kebisingan dan dikhawatirkan dapat mengganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat, ” ujarnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi dan mendapati sejumlah remaja sedang melakukan perang mercon di jalan. Aparat kemudian membubarkan kegiatan tersebut serta memberikan teguran dan imbauan kepada para remaja agar tidak mengulangi perbuatannya.
Selain mengganggu ketenteraman warga, aktivitas tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan para pelaku maupun masyarakat sekitar.
“Tindakan pembubaran ini merupakan respon cepat Polsek Ampenan dalam menindaklanjuti aduan masyarakat. Kami terpaksa membubarkan kegiatan tersebut demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama, ” tegas Kapolsek.
Polsek Ampenan mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya selama bulan Ramadan agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum.(Adb)

Updates.