Patroli Dini Hari Sat Samapta Polresta Mataram Cegah Balap Liar di Jalur Udayana

    Patroli Dini Hari Sat Samapta Polresta Mataram Cegah Balap Liar di Jalur Udayana

    Mataram, NTB – Dalam upaya mengantisipasi aksi balap liar dan potensi gangguan kamtibmas lainnya, personel Sat Samapta Polresta Mataram menggelar patroli di sepanjang Jalur Udayana, Minggu dini hari (15/11/2025).

    Patroli yang dimulai pukul 03.00 Wita hingga menjelang Subuh ini difokuskan untuk menjaga ketenangan masyarakat yang sedang beristirahat serta memberikan rasa aman bagi warga yang bersiap melaksanakan ibadah salat Subuh. Jalur Udayana diketahui kerap dimanfaatkan sekelompok pemuda untuk melakukan aktivitas balap liar di jam-jam tertentu.

    Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., melalui Kasat Samapta AKP I Nyoman Agus Sugiarta Wiswa, S.H., M.H., menegaskan bahwa upaya menjaga kondusifitas wilayah merupakan komitmen utama Polresta Mataram.

    “Upaya seperti ini tidak hanya dilakukan oleh personel Polresta, tetapi juga didukung oleh Polsek jajaran dan Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah hukum. Tujuannya satu, yakni memberikan rasa aman kepada masyarakat, ” ujarnya.

    Ia menambahkan, patroli dini hari menjadi salah satu langkah preventif yang terus dioptimalkan untuk mencegah kejahatan jalanan, mengurangi potensi kerawanan, serta menjaga situasi tetap kondusif di Kota Mataram.

    Dengan hadirnya polisi di waktu-waktu rawan, diharapkan masyarakat semakin merasa terlindungi dan aktivitas ibadah pada pagi hari dapat berlangsung dengan tenang dan nyaman.(Adb)

    ntb
    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi

    Artikel Sebelumnya

    Polsek Sandubaya Amankan Wisuda UGR di Hotel...

    Artikel Berikutnya

    Polsek Ampenan Siagakan Personel Amankan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Kekayaan Intelektual Jadi Jaminan Kredit Usaha Hingga Rp500 Juta
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
    AS dan Israel Terpecah Belah Soal Akhiri Perang dengan Iran

    Ikuti Kami